Tampilkan postingan dengan label Tafsir Ahkam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tafsir Ahkam. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 September 2012

Makalah Tafsir Ahkam Partisipasi Politik Islam di Negara Non Muslim


P E M B A H A S A N
Janganlah orang-orang mu’min mengambil orang-orang kafir sebagai wali dengan meninggalkan orang-orang mu’min. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah kecuali karena (siasat) memelihara diri dari dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu) (Q.S Ali-‘Imran:28).[1]

Sabtu, 26 Mei 2012

Makalah tafsir ahkam musyawarah dan demokrasi dalam pandangan DA, NII, dan HTI


BAB I
Pendahuluan
1. Latar Belakang
Latar belakang kelahiran demokrasi bermula dari adanya para penguasa di Eropa yang beranggapan bahwa penguasa adalah wakil Tuhan. Tuhan telah memberikan kewenangan kepada para penguasa untuk membuat hukum dan perundang-undangan serta kewenangan untuk memerintah rakyat. Tidak sedikit dari aturan dan perundang-undangan yang dibuat oleh para penguasa itu hanya menguntungkan penguasa itu sendiri serta merugikan rakyat. Akibatnya, rakyat tertindas dan terdzalimi. Demokrasi merupakan kata yang menunjukkan makna bahwa pemerintahan itu adalah berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Jadi kekuasaan berada di tangan rakyat, hukum dibuat berdasarkan suara rakyat karena suara rakyat adalah suara Tuhan.

Selasa, 08 Mei 2012

Makalah Tafsir Ahkam pencalonan diri menjadi pejabat negara


PENGANTAR
Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat, “Aku hendak menjadikan Khalifah di bumi”
واذ قال ربك للملئكة اني جاعل فى الارض خليفة                                                                 Pemimpin adalah seorang yang meminpin suatu kaum dari kaumnya, dari rakyat untuk rakyat, dari Negara untuk Negara baik itu dipilih maupun menyalonkan disendiri, karna Allah tidak akan merubah suatu kaum kalu bukan kaum itu sendiri yang merubah.
Pemakalah dengan ini menyampaikan sedikit penjelasa mengenai bagai mana ketika seseorang menyalonan diri dan berkampanye menjadi pejabat disuatu Negara. Yang baik dan sesuai dengan apa yang dibutuhkan dalam pencalonan dirinya dan apa saja yang harus dimiliki oleh pejabat Negara, sehingga kelak dalam memimpin Negara  yang sesuai dengan syariat dan keinginan masyarakat itu sendiri dan bukan keegoisan serta memperkaya diri semata.
Sehingga timbullah keselarasan antara rakyat dan penguasa dalam bernegara,  menjadikan Negara yang sesuai dengan keinginan dan angan-angan  rakyat. Amin

Makalah Tafsir Ahkam hak-hak asasi warga negara



PENDAHULUAN
I.Latar Belakang

Manusia, pada hakikatnya, secara kodrati dinugerahi hak-hak pokok yang sama oleh Tuhan Yang Maha Esa. Hak-hak pokok ini disebut hak asasi manusia (HAM). Hak asasi manusia adalah sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa, yang melekat pada diri manusia, bersifat kodrati, universal dan abadi, berkaitan dengan harkat dan martabat manusia. Pada gilirannya, hak-hak dasar atau hak-hak pokok yang dibawa manusia sejak lahir sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa, di mana hak-hak asasi ini menjadi dasar daripada hak-hak dan kewajiban-kewajiban yang lain.